Manajemen Tata Boga (A.Md.Par) (MTB)

PROFIL

Program Studi Manajemen Tata Boga (MTB) memiliki tujuan menghasilkan manajer tingkat menengah yang profesional pada bidang manajemen pengolahan makanan. Lama program 3 tahun (6 semester). Lulusan Program Studi Seni Kuliner memiliki peluang kerja di : hotel, villa, restoran, kapal pesiar dan catering.

VISI

Menjadi program studi unggulan (excellence) yang mampu menghasilkan sumber daya manusia yang profesional pada tingkat pimpinan menengah, yang memiliki daya saing internasional pada usaha jasa boga.

MISI

  • Melaksanakan pendidikan vokasi bidang jasa boga yang berorientasi pada peningkatan kualitas sesuai dengan norma, etika, etos kerja dan jati diri bangsa Indonesia.
  • Melaksanakan penelitian terapan pada bidang jasa boga.
  • Melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat pada bidang jasa boga.
  • Membangun kemitraan dengan Institusi dan Industri yang bergerak di bidang Jasa Boga

TUJUAN

  • Menghasilkan lulusan bidang jasa boga yang memiliki kualitas internasional dan berdaya saing tinggi, sehingga menjadi asset nasional.
  • Menghasilkan penelitian di bidang jasa boga yang berguna untuk pengembangan Program Studi Manajemen Tata Boga dan dapat menjadi acuan industri dan masyarakat.
  • Memberikan bimbingan dan pembinaan jasa boga dan berperan serta dalam pemberdayaan masyarakat.
  • Menjalin kerjasama dengan Institusi dan Industri yang bergerak di bidang Jasa Boga

PROFIL LULUSAN

  • Chef de Party
  • Marketing Food Solution Supervisor
  • Food Court Supervisor
  • Wirausaha
  • Asisten Food Panelis
  • Asisten Infrastruktur
  • Penyelia Produksi makanan
  • Pimpinan jasa usaha makanan home industry
  • Asisten pada laboratorium praktik
  • Aparatur Sipil Negara

KOMPETENSI LULUSAN

Setelah menyelesaikan program pendidikan ini, lulusan memiliki kompetensi :

  • Mengembangkan kepribadian yang luhur serta jiwa nasionalisme;
  • Menerapkan nilai, sikap, dan etika profesi;
  • Membuat dan mengembangkan pengolahan makanan serta mengaplikasikannya ke dalam berbagai bentuk penyajian makanan;
  • Mengawasi operasional bagian pengolahan makanan;
  • Menyusun anggaran operasional bagian pengolahan makanan;
  • Menentukan harga jual makanan;
  • Mengelola sumber daya manusia pada bagian pengolahan makanan;
  • Menetapkan sistem pengendalian operasional bagian pengolahan makanan;
  • Menetapkan aspek-aspek teknis tata letak dan desain dapur;
  • Menggunakan teknologi informasi pada bagian pengolahan makanan;
  • Mengawasi pelaksanaan higiene, sanitasi dan keselamatan kerja;
  • Berwirausaha dan menciptakan lapangan kerja di bidang pengolahan dan makanan;
  • Membaca dan menganalisis laporan;
  • Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris; dan
  • Berkomunikasi dalam bahasa asing lainnya.